IHSG Terkulai Saham Pertambangan

IHSG Terkulai Saham Pertambangan

- detikFinance
Selasa, 12 Sep 2006 16:30 WIB
Jakarta - Rontoknya saham-saham pertambangan menyusul turunnya harga minyak dunia yang kini di level US$ 65 per barel, membuat pasar saham terkulai.Penurunan harga minyak dunia dan sejumlah komoditas lain seperti emas, membuat investor melepas dulu koleksi saham tambangnya.Pada penutupan perdagangan Selasa (12/9/2006) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot lagi 12,047 poin (0,83%) pada level 1.435,207.Indeks LQ-45 turun 4,244 poin (1,33%) pada level 315,961 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,673 poin (1,45%) pada level 248,790.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 20.757 kali, dengan volume 1,368, senilai Rp 1,748 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 44 saham naik, 76 saham turun dan 75 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 450 menjadi Rp 22.150, Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 11.550, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 200 menjadi Rp 5.200, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.700, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp12.650 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 75 menjadi Rp 3.350.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Darya Varya Laboratories (DVLA) naik Rp 200 menjadi Rp 1.320, Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) naik Rp 60 menjadi Rp 1.080 dan Citra Marga Nushapala (CMNP) naik Rp 40 menjadi Rp 730. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads