Pemerintah Baru Lego BII 2007
Rabu, 13 Sep 2006 12:31 WIB
Jakarta - Pemilik modal yang mengincar saham PT Bank International Indonesia Tbk (BII) milik pemerintah harus kembali bersabar. Pemerintah baru akan menjual 5,53 persen saham BII tahun depan."Masih lama, kemungkinan tahun depan," kata Dirut PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Mohammad Syahrial, di Gedung Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (13/9/2006).Sejumlah pelaku pasar sebelumnya menduga, PPA akan melepas saham BII setelah sukses menjual 25,9 persen saham PT Bank Permata Tbk senilai Rp 1,755 triliun pada 5 September lalu.Mayoritas saham BII sebesar 56,54 persen kini dimiliki oleh Konsorsium Sorak Financial Holdings Pte, yang di dalamnya terdapat Kookmin Bank Korea dan Temasek Holdings Pte Singapura.PPA telah menunjuk Deutsche Securities Indonesia dan PT Bahana Securities untuk menangani penjualan sisa saham di BII dan Bank Permata.Selain di BII, pemerintah melalui PPA masih memiliki saham di sejumlah bank seperti PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) sebesar 28,40 persen dan PT Bank Maybank Indocorp sebesar 6,10 persen.BTPN yang mayoritas sahamnya sebesar 71,6 persen dimiliki Admiro Corp yang merupakan perusahaan khusus (SPV) dari Renaissance Capital Asia, saat ini sedang menyiapkan penawaran saham perdana (IPO).Menurut Syahrial, untuk penjualan saham BTPN juga belum ditentukan waktunya. "Ya masih lama kalau IPO-nya lebih cepat, kita bisa bareng," tutur Syahrial.
(ir/sss)











































