Pasar Saham Terimbas Krisis Thailand

Pasar Saham Terimbas Krisis Thailand

- detikFinance
Rabu, 20 Sep 2006 09:59 WIB
Jakarta - Kudeta pemerintah Thailand oleh pasukan militer membuat mata uang dan pasar saham Asia terseret arus negatif. Setelah lima hari rally indeks saham pun terkena aksi ambil untung.Pada perdagangan saham pukul 09.47 JATS, Rabu (20/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun 7,148 poin (0,48%) pada level 1.478,201.Melemahnya indeks saham mengekor pelemahan rupiah yang terpukul karena kacaunya pasar modal di Thailand yang merembet ke negara-negara tetangga.Namun sebagian pelaku pasar memprediksikan imbas krisis di Thailand hanya bersifat sementara, dan justru membuka peluang beralihnya dana dari pasar uang Negeri Gajah Putih itu ke Indonesia.Pelaku pasar juga tengah menantikan keputusan the Fed yang melakukan pertemuan pada 20 September waktu AS. The Fed diyakini akan mempertahankan suku bunga 5,25 persen yang tentunya akan berimbas positif kepada pasar di Indonesia.Pasalnya, bertahannya suku bunga The Fed diperkirakan akan membuka ruang untuk Bank Indonesia (BI) menurunkan lagi BI rate.Pada penutupan Selasa kemarin (19/9/2006), IHSG menguat 11,091 poin (0,752%) ke level 1.485,349.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas. Bhakti SecuritiesTembusnya resistance di 1.481 belum didukung oleh kenaikan volume perdagangan sehingga indeks masih membutuhkan sentimen positif untuk kembali meneruskan penguatannya.Sentimen regional kami perkirakan masih menjadi pemicu pergerakan indeks dengan rentang pergerakan di 1.474 - 1.499.BNI SecuritiesPergerakan indeks saham Jakarta diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen bursa regional yang saat ini tengah menunggu hasil pertemuan Fed nanti malam. Namun pelemahan nilai tukar rupiah dikhawatirkan dapat memicu indeks Jakarta terkoreksi karena adanya aksi ambil untung. Kisaran pergerakan indeks diproyeksikan pada rentang 1.468 - 1.496. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads