Bank Saudara Tawarkan Saham IPO Rp 110-140
Kamis, 21 Sep 2006 15:48 WIB
Jakarta - PT Bank Himpunan Saudara HS 1906 Tbk (Bank Saudara) menawrakan harga saham IPO sebesar Rp 110-140 per saham. Saham yang ditawarkan sebanyak 500 juta saham atau 33,33 persen."Harga saham ini berdasarkan price earning (PE) ratio 1,2 sampai 1,6 kali," kata Dirut Bank Saudara, Farid Rahman, disela acara publik ekspose, di Financial Club Graha Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/9/2006).Perseroan menjanjikan akan membagikan dividen tunai sekurang-kurangnya 20 persen dari laba bersih tiap tahun.Bank Saudara yang berkantor pusat di Bandung, telah menunjuk PT Kresna Graha Sekurindo Tbk sebagai penjamin emisi. Penawaran saham tersebut memakai nilai nominal Rp 100 per saham.Bank Saudara akan listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada 7 Desember 2006. Penawaran awal (bookbuilding) akan dilakukan pada 21 September sampai 20 Oktober 2006 dan perkiraan pernyataan efektif keluar 23 November 2006.Dana hasil IPO sebesar 80 persen digunakan untuk meningkatkan pemberian kredit terutama pada kredit pensiunan, pegawai, dan kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).Sebesar 10 persen untuk menambah jumlah jaringan operasional yakni kantor cabang baru. Serta 10 persen lagi untuk pengembangan sistem teknologi informasi.Sampai semester I-2006, Bank Saudara memiliki aset Rp 829 miliar dan rata-rata pertumbuhan aset per tahun 35 persen. Pendapatan bunga bersih Rp 37 miliar dan laba bersih Rp 5 miliar.Kredit per Juni 2006 mencapai Rp 600 miliar dan dana pihak ketiga Rp 629 miliar. Rasio CAR mencapai 14,66 persen, NPL 1,52 persen dan LDR 96,96 persen.Menurut Farid, kondisi Bank Saudara saat ini sudah memenuhi ketentuan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) untuk menjadi bank fokus, karena setoran minimal Rp 80 miliar tahun 2007 telah terpenuhi. Kedepan Bank Saudara akan menjadi bank fokus dengan bisis inti pembiayaan konsumer, pengembangan cabang di luar Pulau Jawa, pembiayaan UKM dan pendanaan berbasis ritel.Setelah IPO komposisi pemegang saham perseroan adalah PT Medco Inti Dinamika 11,36 persen, Arifin Panigoro 54,48 persen, publik 33,33 persen dan sisanya oleh perorangan dan Yayasan HS 1906.
(ir/)











































