IHSG Pertahankan Benteng 1.500
Jumat, 22 Sep 2006 16:25 WIB
Jakarta -
Meski dibayang-bayangi aksi profit taking (ambil untung) pasar saham mampu mempertahankan level 1.500 di akhir pekan ini.Pada penutupan perdagangan Jumat (22/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 3,460 poin (0,23%) pada level 1.510,825.Perhatian investor belum beralih dari saham-saham perbankan seperti Bank Mandiri, BCA dan Bank Danamon karena sentimen suku bunga.Pelaku pasar masih diselimuti eforia stagnannya suku bunga The Fed 5,25 persen. Tertahannya bunga The Fed akan memberikan ruang kepada Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan BI rate dari level saat ini 11,225 persen. Indeks LQ-45 naik 0,427 poin (0,13%) pada level 334,537 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,056 poin (0,4%) pada level 260,853.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 22.051 kali, dengan volume 1,562 miliar unit saham, senilai Rp 2,007 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 56 saham naik, 67 saham turun dan 69 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 175 menjadi Rp 4.850, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 175 menjadi Rp 3.525, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.375, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 50 menjadi Rp 5.300, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 12.650. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 200 menjadi Rp 12.250, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.200, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 3.375.
(ir/ir)










































