Ikuti Wall Street, IHSG Meroket 22 Poin
Rabu, 27 Sep 2006 16:25 WIB
Jakarta -
Meriahnya pasar saham di Wall Street ikut memancar di bursa Asia. Lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) pun terbuai penguatan bursa global.Bursa wall street mencetak rekor tertinggi tahun ini karena aksi beli besar-besaran investor di AS, yang gembira melihat data indeks konsumen AS bulan September naik menjadi 104,5 melebihi prediksi semula.Pada penutupan perdagangan Rabu (27/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket 22,954 poin (1,53%) pada level 1.523,059.Saham-saham telekomunikasi menjadi incaran investor. Begitu pula saham perbankan yang ikut diburu karena investor memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menurunkan BI rate Oktober nanti.Indeks LQ-45 naik 4,284 poin (1,29%) pada level 335,189 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,553 poin (1,37%) pada level 262,365.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 20.381 kali, dengan volume 1,410 miliar unit saham, senilai Rp 1,5 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 95 saham naik, 29 saham turun dan 70 saham stagnan.Saham-saham yang melejit harganya di top gainer antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 225 menjadi Rp 5.125, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 8.3350, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 200 menjadi Rp 5.300, United Tractors (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 6.160, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.300.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 12.450, Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) naik Rp 10 menjadi Rp 1.030 dan Bangun Total Persada (TOTL) turun Rp 5 menjadi Rp 435.
(ir/ir)










































