Agis Kaji Merger dengan Electronic Solution Indonesia
Senin, 02 Okt 2006 15:19 WIB
Jakarta - Perusahaan distributor produk elektronik, PT Agis Tbk mengkaji kemungkinan merger atau akuisisi dengan PT Electronic Solution Indonesia. Merger atau akuisisi tersebut diharapkan bisa dilakukan tahun depan.Rencana merger dan akuisisi tersebut digulirkan karena kedua perusahaan ini memiliki pemegang saham sama yakni TTI Singapore.TTI Singapore yang merupakan pemilik dari Electronic Solution, telah menjadi pemegang saham Agis sejak 3 tahun lalu. "Kemungkinan merger tentu ada tetapi saya belum bisa katakan lebih lanjut mengenai hal itu, tunggu tahun depan saja," kata Presiden Direktur PT Agis Tbk Jhonny Kesuma.Hal itu diungkapkan Jhonny, usai peluncuran program Agis 100% Free of Risk di Gedung Bimantara, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2006). Jhonny mengatakan, jika opsi merger yang dipilih maka TTI harus menambah porsi kepemilikannya di Agis dari 14 persen menjadi 20 persen.Sampai akhir tahun 2006, perseroan menargetkan pendapatan penjualan mencapai Rp 600 miliar sampai Rp 700 miliar. Target tersebut meningkat sekitar 30 persen dibanding pendapatan tahun lalu."Target pendapatan kami sampai akhir tahun naik 30 persen dibanding tahun lalu," kata Jhonny. Untuk mencapai target tersebut Agis terus mengembangkan program guna menambah dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Salah satunya dengan meluncurkan program Agis 100% Free of Risk.Jhonny menambahkan, mulai bulan Oktober ini Agis mengeluarkan house brand sendiri untuk produk LCD dan Plasma TV dengan merek Invition."Produk ini kita datangkan langsung dari Taiwan yang bekerjasama dengan perusahaan AOC dan Micro Tech," ujarnya.
(ir/ir)











































