Indeks Saham Terbebas dari Area Negatif
Selasa, 03 Okt 2006 16:20 WIB
Jakarta - Pasar saham akhirnya bisa lepas dari teritori negatif kembali ke jalur hijau. Investor memburu saham-saham perusahaan konstruksi.Pada penutupan perdagangan Selasa (3/10/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 8,803 poin (0,58%) pada level 1.537,710.Investor mulai mengantisipasi pelaksanaan Infrastructure Summit II pada November nanti, yang membuka peluang masuknya proyek-proyek infrastruktur ke emiten konstruksi.Selain itu, pelaku pasar juga melirik lagi sentimen stabilnya inflasi September 0,38 persen yang bisa memberikan jalan untuk BI menurunkan BI rate. Indeks LQ-45 naik 1,929 poin (0,58%) pada level 336,592 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,202 poin (0,84%) pada level 264,091.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 24.930 kali, dengan volume 1,686 miliar unit saham, senilai Rp 1,694 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 72 saham naik, 40 saham turun dan 89 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 250 menjadi Rp 12.450, United Tractors (UNTR) naik Rp 200 menjadi Rp 6.250, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 5.150, Adhi Karya (ADHI) naik Rp 10 menjadi Rp 660 dan Citra Marga Nushapala Persada (CMNP) naik Rp 10 menjadi Rp 910.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 4.750, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 12.100 dan Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 25 menjadi Rp 2.150.
(ir/ir)











































