Peringkat BNI Naik Kelas
Jumat, 06 Okt 2006 13:01 WIB
Jakarta - Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) baik untuk performa perusahaan maupun obligasi yang dikeluarkannya.BNI naik kelas dari peringkat A- (A minus) menjadi single A (A). Sedangkan obligasi subordinasi I tahun 2003 yang jatuh tempo 10 Juli 2013 kini peringkatnya menjadi A minus (A-)."Kenaikan peringkat ini mencerminkan meningkatnya keyakinan terhadap pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas bank untuk terus mendukung keberadaan BNI di industri perbankan," kata analis Pefindo, Diana Boeky dan Yans Simbolon, Jumat (6/10/2006).Selain itu kenaikan peringkat didukung oleh pangsa pasar BNI yang signifikan dalam hal aset, pinjaman serta dana pihak ketiga.Peringkat tersebut juga mencerminkan kecukupan modal dan berlaku untuk periode 29 September 2006 sampai 1 Juni 2007.Hingga Juni 206, BNI memiliki ekuitas Rp 12,1 triliun, yang merupakan terbesar keempat diantara seluruh bank komersial di Indonesia.Likuiditas BNI juga naik berdasarkan perhitungan liquid assets terhadap customer and short-term funding ratio sebesar 66,8 persen dibanding rata-rata saat ini 60,8 persen.Meski demikian, Pefindo memperingati akan ancaman turunnya peringkat tersebut oleh kualitas aset yang melemah menjadi 16,6 persen per Juni 2006 dari 4,6 persen di tahun 2004.Penurunan kualitas aset ini terkait dengan implementasi Peraturan Bank Indoneia (PBI) No.7/2/2005, yang mengakibatkan penurunan kolektibilitas beberapa pinjaman ke korporasi besar yang telah ada di portofolio BNI sejak krisis 1998.
(ir/ir)











































