Eksplorasi CBM, PGN Kembali Rangkul Pemda
Senin, 09 Okt 2006 11:43 WIB
Jakarta - Perusahaan distribusi gas BUMN, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali merangkul pemda di Sumatra Selatan (Sumsel) untuk mengeksplorasi Coal Bed Methane (CBM) yakni gas yang terperangkap dalam tambang batubara.CBM digunakan sebagai salah satu alternatif energi pengganti BBM. Kali ini PGN melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kabupaten Banyuasin Sumsel. Sebelumnya telah dilakukan MoU dengan Kabupaten Musi Rawas."PGN sengaja mengembangkan CBM di wilayah Sumsel karena saat ini PGN tengah menyelesaikan proyek pipanisasi gas Sumsel-Jabar (SSWJ) tahap I dan II yang akan beroperasi akhir 2006. Nantinya CBM akan dialiri melalui pipa tersebut," kata Dirut PGN WMP Simandjuntak.Hal itu disampaikan Simandjuntak, disela acara penandatanganan MoU dengan Bupati Pemda Banyuasin H Amiruddin Inoed, di Kantor PGN, Jalan Zainul Arifin, Jakarta, Senin (9/10/2006). Menurut Simandjuntak, cadangan gas CBM di Sumsel mencapai sekitar 170-180 tcf. "Kalau saja 20 persen itu bisa dikembangkan berarti ada sekitar 36 tcf yang bisa dialirkan melalui pipa," jelas Simandjuntak.Untuk pengembangan CBM di Sumsel itu PGN berencana melakukan pengeboran tahun 2007.Sementara Bupati Banyuasin Amiruddin mengatakan, daerahnya selain memiliki CBM juga mempunyai kekayaan migas yang saat ini dieksploitasi oleh PT Medco. Jumlah migas ini setara dengan ekuivalen 6.000 barel per hari."Kami juga memiliki potensi batubara berkalori rendah (low rank coal) 2,5 miliar ton," ujar Amiruiddin. Dia berharap dengan pengembangan yang dilakukan PGN akan meningkatkan perekonomian di Banyuasin.
(ir/ir)











































