PTBA Naikkan Harga Batubara PLTU Suralaya
Senin, 09 Okt 2006 16:39 WIB
Jakarta - Perusahaan pelat merah, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menaikkan harga jual batubara sebesar 29,3 persen ke PT Indonesia Power untuk pasokan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.Harga batubara ke PLTU Suralaya menjadi Rp 351.700 per ton untuk jenis batubara berkalori 5.900 kalori per kilogram (kg). Harga ini naik 29,3 persen dibandingkan harga jual tahun 2005 yang sebesar Rp 272.000 per ton.Demikian penjelasan Corporate Secretary PTBA, Milawarma, dalam laporannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin (9/10/2006).Sebelumnya, pada September 2006 PTBA juga telah mencapai kesepakatan menaikkan harga batubara 16,1 persen kepada PLN untuk pasokan PLTU Mulut Tambang Bukit Asam.Harga batubara PLTU Mulut Tambang menjadi Rp 250.741 per ton untuk batubara berkalori 5.800 kcal/kg, dibanding tahun 2005 yang sebesar Rp 216.000 per ton.Menurut Milawarma, harga jual batubara untuk pasokan ke PLTU Suralaya dan PLTU Mulut Tambang Bukit Asam, akan berlaku surut yaitu mulai 1 Januari 2006 hingga 31 Desember 2006.Selama periode Januari-September 2006, PTBA telah memasok batubara ke PLTU Suralaya sebanyak 3,87 juta ton, dan ditargetkan total pasokan batubara tahun 2006 sebesar 5,1 juta ton.Sedangkan pasokan batubara ke PLTU Mulut Tambang Bukit Asam selama Januari-September 2006 mencapai 0,83 juta ton dari target tahun ini 1,1 juta ton.
(ir/ir)











































