Hasil Audit Bapepam ke BEJ akan Dibawa ke RUPSLB

Hasil Audit Bapepam ke BEJ akan Dibawa ke RUPSLB

- detikFinance
Selasa, 10 Okt 2006 11:33 WIB
Jakarta - Hasil audit Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) terhadap kinerja Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan diungkapkan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Temuan tersebut akan disampaikan dalam RUPSLB BEJ pada Kamis 12 Oktober 2006, walaupun tidak diagendakan. Audit tersebut menemukan sejumlah kelemahan seperti masalah pengawasan perdagangan maupun soal tertib anggaran. "Saya kira itu (hasil temuan Bapepam) perlu disampaikan ke pemegang saham dalam RUPSLB besok. Saya rasa ini wajar," kata Komisaris BEJ Lily Widjaja saat dihubungi wartawan, Selasa (10/10/2006).Menurutnya, meskipun tidak ada dalam agenda namun hal itu bisa dimasukkan dalam agenda lain-lain. Agenda RUPSLB BEJ adalah persetujuan atas rancangan kerja anggaran tahunan (RKAT) 2007 dan lain-lain."Memang tidak ada agendanya. Namun, topik itu layak diungkapkan kepada para shareholders dalam agenda lain-lain," tambahnya.Lily menambahkan, terhadap hasil temuan Bapepam tersebut pihak Komisaris BEJ akan menindaklanjuti dengan mendiskusikannya bersama manajemen BEJ secepatnya. Lily menegaskan, yang penting dari hasil temuan tersebut Bapepam harus mempelajari dan menindaklanjutinya. Selain itu perlu adanya kerangka waktu (time frame) terhadap jadwal atas tindak lanjut yang dilakukan oleh manajemen BEJ.Saat ditanya soal hasil identifikasi kelemahan BEJ dari Bapepam tersebut, Lily tidak mau menyebutkannya secara rinci. "Ada beberapa temuan. Saya lupa apa saja. Namun, pada esensinya temuan itu apakah itu sudah sesuai dengan SOP (Standard Operation Procedure). Misalnya, soal pengawasan perdagangan lalu soal tertib anggaran," ujarnya.Soal tertib anggaran, Bapepam melihat ada anggaran investasi yang tidak dijalankan oleh manajemen BEJ sesuai dengan rencananya, misalnya remote trading."Bapepam melihat itu. Namun BEJ bisa menjelaskan kenapa tidak bisa berjalan sesuai rencana, mungkin karena kondisinya," tambahnya. (ir/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads