IHSG Pecahkan Rekor Baru
Selasa, 10 Okt 2006 16:21 WIB
Jakarta - Transaksi di lantai bursa kembali bersemangat oleh aksi beli saham-saham unggulan. Rekor baru tertinggi dalam sejarah pun kembali diukir.Pada penutupan perdagangan Selasa (10/10/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 11,493 poin (0,74%) melejit ke level tertingginya 1.554,917.Posisi IHSG ini memecahkan rekor lama yang sebelumnya ada di level 1.553,062 pada 11 Mei 2006. Kenaikan ini diduga akan terus berlanjut pada pekan ini sebelum kembali melemah menjelang libur lebaran karena investor melakukan konsolidasi. Investor terlihat antusias memborong saham perbankan dan pertambangan. Kenaikan saham perbankan seperti Bank Mandiri dan BCA karena prediksi membaiknya sektor ini pascapenurunan BI Rate.Naiknya IHSG juga terimbas dari hijaunya bursa regional Asia dan penguatan rupiah 10 poin ke level 9.215 per dolar AS. Pasar finansial di Asia mulai mengabaikan sentimen rudal nuklir Korea Utara. Indeks LQ-45 naik 2,615 poin (0,78%) pada level 340,003 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,205 poin (0,46%) pada level 264,993.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 24.009 kali, pada volume 2,167 miliar unit saham, senilai Rp 2,026 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 86 saham naik, 32 saham turun dan 69 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya ditop gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 13.300, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 200 menjadi Rp 5.700, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.500, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 50 menjadi Rp 3.500 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 4.675. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.300, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 11.800 dan Semen Cibinong (SMCB) turun Rp 10 menjadi Rp 570.
(ir/ir)











































