BES Rampungkan Kajian Merger November

BES Rampungkan Kajian Merger November

- detikFinance
Selasa, 17 Okt 2006 11:33 WIB
Jakarta - Bursa Efek Surabaya (BES) menargetkan kajian merger dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dilakukan tim independen akan selesai November ini. Saat ini tim yang berasal dari Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LMFE-UI) baru menyampaikan laporan pendahuluan."Dalam kontrak kita tim independen bekerja mulai 8 Agustus 2006 dan akan berakhir pada tanggal 9 November 2006," kata Direktur Utama BES Bastian Purnama, usai RUPSLB BES di Graha Niaga, Jakarta, Senin malam (17/10/2006).Hasil kajian tersebut rencananya akan dibawa ke RUPS pada akhir November 2006. Menurut Bastian, keputusan merger atau tidak akan ditentukan oleh hasil kajian tersebut.Target 2007Sementara itu dalam rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT) 2007, BES menargetkan transaksi harian obligasi mencapai Rp 520 miliar. Dari total Rp 520 miliar tersebut, transaksi harian obligasi pemerintah diharapkan mencapai Rp 439 miliar dan transaksi harian obligai korporasi Rp 81 miliar."Target ini lebih besar 20 persen dibanding transaksi harian obligasi tahun ini sebesar Rp 416 miliar," ujar Bastian.Untuk transaksi derivatif, BES menargetkan bisa mencapai 220 kontrak per hari pada 2007 dari hanya 75 kontrak per hari tahun ini.Direktur BES Guntur Pasaribu menambahkan, BES menargetkan perolehan laba bersih tahun 2007 mencapai Rp 1,6 miliar. Target tersebut meningkat 162 persen dibanding proyeksi tahun 2006 sebesar Rp 610 juta. Target laba bersih ini didorong oleh kenaikan pendapatan usaha 20 persen dari Rp 26,2 miliar menjadi Rp 31,4 miliarGuntur menjelaskan, pendapatan usaha BES tahun 2007 sebagian besar akan disumbangkan oleh pendapatan dari transaksi surat utang, yang terdiri dari jasa pencatatan, perdagangan dan screen fee dengan total yang ditargetkan Rp 22,829 miliar. Sisanya berasal dari perdagangan derivatif dan saham Rp 8,359 miliar dan pendapatan usaha lainnya Rp 243 juta. (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads