Saham Tambang Dorong IHSG 5 Poin
Selasa, 17 Okt 2006 16:23 WIB
Jakarta - Transaksi saham di lantai bursa mulai terbatas menjelang libur Lebaran pekan depan. Pembelian selektif saham pertambangan membawa indeks saham ke jalur hijau.Pada penutupan perdagangan, Selasa (17/10/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 5,038 poin (0,32%) pada level 1.566,824.Saham-saham tambang yang menjadi idola adalah Antam, Inco dan Timah karena pelaku pasar menilai masih tingginya permintaan terhadap komoditas ini.Sementara saham perbankan yang lama tertidur seperti BII juga mulai bangun dan dikoleksi investor.Rupiah yang sore ini menguat 5 poin ke level 9.155 per dolar AS menjadi satu-satunya sentimen positif di pasar. Indeks LQ-45 naik 0,682 poin (0,2%) pada level 341,943 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,485 poin (0,18%) pada level 264,597.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 20.439 kali, dengan volume 1,920 miliar unit saham, senilai Rp 1,551 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 72 saham naik, 52 saham turun dan 70 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.050 menjadi Rp 24.650, Timah (TINS) naik Rp 410 menjadi Rp 2.330, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 200 menjadi Rp 6.150, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 4.800 dan Bank Internasional Indonesia (BNII) naik Rp 10 menjadi Rp 200. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 11.000, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.700 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 6.700.
(ir/ir)











































