Laba BNI Naik 14% Kuartal III

Laba BNI Naik 14% Kuartal III

- detikFinance
Rabu, 18 Okt 2006 16:51 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk mencatat peningkatan laba bersih sebesar 14 persen dikuartal ketiga 2006 menjadi Rp 1,4 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,2 triliun. Laba bersih per saham dasar juga meningkat menjadi Rp 106 per saham dari Rp 93 per saham periode yang sama tahun sebelumnya."Peningkatan tersebut terutama didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih dan fee based income," kata Direktur Utama BNI Sigit Pramono dalam konferensi pers di kantornya, Wisma BNI, Jakarta, Selasa (18/10/2006).Meski pendapatan bunga relatif stagnan sebesar Rp 5,42 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 5,45 triliun, namun pendapatan bunga bersih naik 4 persen menjadi Rp 5,62 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,38 triliun.Fee based income juga meningkat signifikan sebesar 43 persen menjadi Rp 1,86 triliun dibanding tahun lalu Rp 1,3 triliun."Implementasi sistem teknologi terbaru telah mendorong meningkatnya aktivitas transaksi sehingga memberikan kontribusi yang optimal terhadap peningkatan pendapatan fee," ujarnya.Rasio kredit bermasalah BNI (non performing loan/NPL) di kuartal III juga relatif meningkat. NPL net BNI naik menjadi 11,58 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 8,31 persen. Menurut Sigit, kenaikan ini akibat ekspansi kredit yang dilakukan BNI."Tapi akhir tahun angkanya akan turun karena debitur yang telah merestrukturisasi akan mulai melakukan pembayaran," kata Sigit.Dari sisi kredit, walaupun total kredit turun 3 persen dari 63,19 triliun kuartal ketiga tahun lalu menjadi 61,33 triliun BNI optimis target kredit sebesar 65 triliun sampai akhir tahun dapat tercapai. Pasalnya di kuartal ke 4 2006 diperkirakan akan ada penyaluran kredit baru sebesar Rp 5,1 triliun.Penurunan kredit yang diiringi peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 13 persen menjadi 126,32 miliar mengakibatkan turunnya LDR menjadi 48,55 persen dari periode sebelumnya 56,52 persen.Sementara dari sisi rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) terjadi peningkatan tipis dari 16,05 persen kuartal ketiga 2005 menjadi 16,53 persen kuartal ketiga 2006. (ard/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads