Laba Bank Mandiri Turun Tipis
Kamis, 19 Okt 2006 17:47 WIB
Jakarta - Kinerja PT Bank Mandiri Tbk sampai triwulan III-2006 relatif stagnan. Dari sisi laba bersih, Bank Mandiri membukukan penurunan tipis menjadi Rp 1,19 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,23 triliun. Laba per saham dasar juga turun dari Rp 61 menjadi Rp 58 per saham.Menurut Executive Vice President Coodinator Bank Mandiri, Pahala Mansyuri, penurunan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan provisi dari Rp 2,253 triliun pada triwulan III-2005 menjadi Rp 2,938 triliun."Sebab utama penurunan laba bersih adalah peningkatan biaya provisi. Namun bisa diimbangi oleh peningkatan net interest income," kata Pahala dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/10/2006). Dari sisi pendapatan bunga, Bank Mandiri membukukan peningkatan sebesar 32,3 persen menjadi Rp 19,83 triliun, dibandingkan triwulan III-2005 Rp 14,99 triliun. Sementara pendapatan bunga bersih juga meningkat menjadi Rp 7,477 triliun, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,897 triliun. "Pendapatan bunga bersih ini meningkat karena cost of fund kita menurun sehingga yield aset meningkat," ujarnya.Bank Mandiri juga relatif stagnan dari sisi kredit. Dari September 2005 sampai September 2006, peningkatan kredit hanya 1,8 persen menjadi Rp 108,8 triliun. Sedangkan total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 4,3 persen menjadi Rp 194,47 triliun. Rasio-rasio adalah ROE meningkat jadi 6,6 persen, ROA meningkat jadi 0,9 persen, CAR 24,8 persen, NPL turun tipis menjadi 24,6 persen. Penurunan tipis NPL disebabkan oleh penurunan baki debet 30 top obligor Bank Mandiri dari Rp 14,8 triliun per Juni 2006 menjadi Rp 13,7 triliun. "Penurunan tersebut terjadi antara lain karena adanya pelunasan dan upgrade debitor menjadi performing loan," ujarnya.
(qom/qom)











































