Dibayangi Profit Taking, IHSG Bertahan di Level Tertinggi
Selasa, 31 Okt 2006 16:25 WIB
Jakarta - Laju pergerakan saham mulai terbatas karena investor melakukan aksi ambil untung temporer.Meski demikian, pada penutupan perdagangan Selasa (31/10/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 2,437 poin (0,15%) dan bertahan pada level tertingginya 1.582,626.Kenaikan saham Telkom menjadi penyelamat indeks untuk bertahan di teritori positif dari gempuran aksi profit taking.Selain sentimen laporan keuangan triwulan III-2006, pelaku pasar juga mulai berspekulasi mengenai pengumuman inflasi Oktober pada Rabu besok (1/11/2006). Indeks LQ-45 naik 1,033 poin (0,3%) pada level 345,845 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,275 poin (0,1%) pada level 268,992.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 19.121 kali, dengan volume 1,559 miliar unit saham, senilai Rp 2,138 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 51 saham naik, 68 saham turun dan 75 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 250 menjadi Rp 5.950, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.400, Bank Niaga (BNGA) naik Rp 30 menjadi Rp 870, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 2.725 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 20 menjadi Rp 1.330.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 13.400, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 55 menjadi Rp 1.870 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.950.
(ir/ir)











































