Rekor Baru, IHSG Tembus 1.600
Kamis, 02 Nov 2006 16:31 WIB
Jakarta - Pelaku pasar kembali bersorak atas penguatan indeks saham yang luar biasa dan menembus rekor tertingginya di level psikologis baru 1.600.Ditengah lesunya bursa global dan regional, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru naik tajam 17,828 poin (1,12%) menjulang ke level 1.607,696.Saham-saham perbankan unjuk gigi dengan kenaikan yang fantastis, karena pelaku pasar mengantisipasi penurunan BI Rate dalam sidang Dewan Gubernur BI pekan depan.Investor berspekulasi BI akan memangkas lagi BI Rate hingga 50 basis poin karena inflasi bulan Oktober cukup rendah dibawah 1 persen.Indeks LQ-45 naik 4,398 poin (1,27%) pada level 351,777 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,102 poin (0,78%) pada level 271,927.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 23.119 kali, dengan volume 1,789 miliar unit saham, senilai Rp 2,264 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 80 saham naik, 40 saham turun dan 70 saham stagnan.Saham-saham yang berjaya di top gainer diantaranya adalah, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 13.850, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 2.850, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.050, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 6.850, Bank Bukopin (BBKP) naik Rp 50 menjadi Rp 560 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 50 menjadi Rp 4.750.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.050, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.200, dan Timah (TINS) turun Rp 50 menjadi Rp 2.325.
(ir/ir)











































