IHSG Kibarkan Lagi Rekor Baru
Senin, 06 Nov 2006 16:32 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengibarkan panji-panji kebesarannya. Rekor baru kembali terukir indah menyusul kepastian Bank Indonesia (BI) yang akan memangkas BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Selasa besok (7/11/2006).Pada penutupan perdagangan Senin (6/11/2006), IHSG menjulang tinggi 27,925 poin (1,73%) dan menorehkan level tertingginya dalam sejarah bursa di posisi 1.640,848.IHSG melesat tajam ditengah konsolidasi bursa global. Faktor dalam negeri lebih berperan besar terhadap kenaikan IHSG."Kenaikan tiga hari bursa terakhir ini lebih karena pengaruh internal antara lain fundamental makro dinilai membaik, antisipasi RDG besok yang disikapi positif. Akibatnya saham-saham blue chip ikut naik," jelas Alfiansyah, analis dari Sinarmas Securities, Senin (6/11/2006).Alfian menilai, saat ini kondisi pasar saham memang sudah jenuh beli. Meski demikian dukungan sentimen positif ini masih akan bertahan, yang akan membawa indeks menuju level psikologis baru 1.650.Indeks LQ-45 naik 7,275 poin (2,06%) pada level 360,213 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,432 poin (2,36%) pada level 279,485.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 28.194 kali, dengan volume 1,930 miliar unit saham, senilai Rp 2,340 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 89 saham naik, 55 saham turun dan 66 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 350 menjadi Rp 8.850, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 300 menjadi Rp 11.950, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.350, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.200, dan Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 110 menjadi Rp 1.960.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 1.290, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 10 menjadi Rp 840 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 750.
(ir/ir)











































