IHSG Berat Pindah ke Jalur Hijau
Kamis, 09 Nov 2006 09:13 WIB
Jakarta - Penurunan saham diprediksi masih akan berlanjut dan belum akan merubah posisi indeks ke teritori positif.Pada perdagangan saham Kamis (9/11/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berat pindah ke jalur hijau karena aksi profit taking diprediksi belum reda.Investor masih akan merealisasikan keuntungan dari tingginya harga saham unggulan yang sudah naik cukup tinggi. Saham-saham lapis dua (second liner) akan menjadi incaran setelah saham blue chip memasuki wilayah jenuh beli.Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (8/11/2006), IHSG turun 8,086 poin (0,49%) ke level 1.646,066 karena rontoknya saham unggulan.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPenurunan indeks 0,5 persen pada perdagangan kemarin belum merubah posisi indeks dari area jenuh beli sehingga indeks pada perdagangan hari ini masih berpeluang untuk kembali melemah. Sentimen regional menjadi penentu arah pergerakan indeks dengan rentang pergerakan antara 1.630 - 1.650. BNI SecuritiesSepinya sentimen positif dapat menyebabkan penurunan indeks Jakarta lebih lanjut. Namun, penguatan nilai tukar rupiah diharapkan dapat menahan penurunan indeks. Diperkirakan kisaran pergerakan indeks berada pada rentang 1.635 - 1.661.
(ir/ir)










































