Aburizal: Saya Tak Tahu Siapa Pemilik Freehold
Selasa, 21 Nov 2006 14:36 WIB
Jakarta - Seorang kawan lama Menko Kesra Aburizal Bakrie, James Belcher akhirnya mengaku bahwa dialah di balik Freehold Group yang membeli Lapindo Brantas Inc. Namun Aburizal justru mematahkan pengakuan kawan lamanya itu."Saya tidak tahu siapa pemilik Freehold. Tanya saja ke Financial Times," cetus menteri yang biasa disapa Ical ini saat dikonfirmasi detikcom usai rakor di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (21/11/2006).Dalam wawancaranya dengan Financial Times, Belcher mengaku bahwa ia dan delapan rekannya mendirikan satu special purpose vehicle di British Virgin Island yakni Freehold.Belcher yang merupakan kawan lama Ical mengaku membeli Lapindo karena ingin membantu keluarga Bakrie. Padahal Lapindo kini tengah dibayangi keharusan membayar ganti rugi hingga jutaan dolar akibat musibah lumpur Sidoarjo."Sampai sekarang belum jelas siapa yang akan membayar. Saya telah mengenal keluarga Bakrie hampir 25 tahun dan melakukan kerjasama dalam beberapa tahun. Saya pikir akan sulit untuk mendapatkan jaminan yang lebih dari apa yang telah kami dapat," ungkap Belcher.Ical sendiri memilih untuk tidak menanggapi pengakuan Belcher kepada Financial Times tersebut."Ya udah, tanya dia. Saya tidak tahu-menahu. Kalau berteman, memang kenapa?" cetus Ical.
(qom/sss)











































