Sari Husada Beli Saham Publik Rp 6.350
Rabu, 22 Nov 2006 11:31 WIB
Jakarta - Produsen makanan dan minuman kesehatan, PT Sari Husada Tbk (SHDA) akan membeli saham publik sebesar Rp 6.350 per saham dalam penwaran tender untuk go private.Perseroan menjelaskan perhitungan pembelian saham Rp 6.350 tersebut mencerminkan, pertama, 41 persen lebih tinggi dari harga terakhir saham perseroan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dalam 90 hari perdagangan sebelum pengumuman go private 22 November 2006.Kedua, 3,7 persen lebih tinggi dari harga tertinggi di pasar reguler BEJ selama dua tahun terakhir sebelum pengumuman 22 November, ditambah premi berupa tingkat pengembalian investasi selama dua tahun yaitu sebesar Rp 6.121 per saham.Ketiga, 81 persen lebih tinggi dari penilaian pasar wajar saham berdasarkan hasil penilaian Ujatek sebesar Rp 3.509 per saham.Keempat, 12.600 persen lebih tinggi dari harga nominal saham sebesar Rp 50 per saham.Demikian penjelasan manajemen Sari Husada dalam pengumuman yang dipublikasikan Rabu (22/11/2006).Alasan go private yang diajukan Sari Husada adalah, karena perdagangan saham yang tidak likuid. Terdapat sejumlah pemegang saham yang tidak dapat memperdagangkan sahamnya (odd lot).Serta kebijakan baru dalam hal pendanaan, yang kini perseroan tidak lagi membutuhkan dana dari pasar modal tapi dari Nutricia pemegang saham utamanya.Saat ini 93,52 persen saham Sari Husada dikuasai oleh Nutricia International BV, sedangkan kepemilikan publik hanya 1,33 persen dan PT Sari Husada Tbk sendiri sebesar 5,15 persen.Saham Sari Husada di BEJ dihentikan perdagangannya sejak 20 September 2006, terkait dengan rencana delisting perusahaan setelah melakukan go private.Harga terakhir saham Sari Husada sebelum disuspensi ada di level Rp 4.000 per saham.
(ir/ir)











































