Telkom Prediksikan Pendapatan Interkoneksi 2007 Turun
Rabu, 22 Nov 2006 17:59 WIB
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memrediksi pendapatan interkoneksi tahun 2007 bakal turun. Hal itu disebabkan oleh penerapan tarif interkoneksi berdasarkan berbasis biaya (cost based) yang sebelumnya mengacu pada bagi hasil diubah."Karena aturan cost based itu berlaku 2007 pertumbuhan pendapatan interkoneksi Telkom akan negatif," kata Direktur Keuangan Telkom Rinaldi Firmansyah di sela-sela 'Investor Day' di Gedung BEJ, Rabu (22/11/2006).Selama ini, pendapatan interkoneksi menyumbang 7-8 persen ke total pendapatan Telkom setiap tahun. Secara nominal, pertumbuhan pendapatan interkoneksi rata-rata naik 10 persen setiap tahunnya. Rinaldi mengaku, pemain industri telekomunikasi lainnya akan mengalami hal yang sama.Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja menuturkan, hingga akhir tahun ini diperkirakan pelanggan 3G Telkomsel akan mencapai 800 ribu pelanggan. Saat ini, kata dia, pelanggan 3G Telkomsel telah mencapai 600 ribu.Dengan antusiasme pelanggan 3G yang begitu besar, Kiskenda mengatakan Telkomsel tahun 2007 akan secara agresif membangun jaringan 3G. Untuk itu, jelas dia, ada kemungkinan capex 3G sebesar 3 triliun yang dianggarkan sampai 3 tahun akan dihabiskan pada tahun 2007. "Dengan agresifitas yang cukup tinggi itu, bukan tidak mungkin dana capex 3G sebesar 3 triliun akan digunakan sampai akhir tahun depan," ujarnya.
(ard/qom)











































