Berau Coal Emisi Obligasi US$ 325 Juta

Berau Coal Emisi Obligasi US$ 325 Juta

- detikFinance
Jumat, 24 Nov 2006 13:30 WIB
Jakarta - Produsen batubara terbesar kelima di Indonesia, PT Berau Coal akan menerbitkan instrumen utang obligasi melalui anak usahanya Empire Capital Resources Pte.Ltd senilai US$ 325 juta.Obligasi ini telah mendapat peringkat B+ dan Recovery Rating (peringkat tingkat pengembalian) RR4 dari Fitch Ratings.Peringkat yang diberikan kepada Berau ini mencerminkan kendala dari profil finansialnya yang dinilai agresif.Selain risiko-risiko yang ditimbulkan oleh fluktuasi harga batubara dunia dan ketergantungannya pada hanya satu kontraktor penambangan. Serta konsentrasi offtaker (pembeli) batubara yang diproduksinya. Demikian pengumuman peringkat obligasi Berau yang dikeluarkan Fitch dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (24/11/2006).Emisi obligasi sebesar US$ 325 juta tersebut akan dilakukan dalam dua bagian. Sebagian akan dibayarkan kembali sekaligus (bullet repayment) pada tahun 2011. Sisanya akan diamortisasi secara tahunan selama lima tahun.Fitch menilai, periode awal amortisasi utang tersebut diatas dapat ditunjang oleh keberadaan dan permintaan dari harga batubara yang memadai dalam jangka menengah dua sampai tiga tahun ke depan.Dengan memperhitungkan emisi obligasi yang akan dilakukan, Berau memproyeksikan rasio total utang atau EBITDA sebesar 5,2 kali dan rasio arus kas operasi atau total utang sebesar 11 persen per akhir Desember 2006. Fitch menilai, bahwa perusahaan hanya akan memiliki likuiditas yang sekedar memadai sampai tahun 2009 dikarenakan tingginya kas yang digunakan, untuk pembayaran bunga dan pembayaran pajak, serta tingkat amortisasi utang.Berau memiliki tingkat produksi 9,2 juta metrik ton pada tahun 2005 dan produksi tahun 2006 diperkirakan akan mencapai 10,9 juta metrik ton. Produksi perusahaan diproyeksikan akan mencapai 16,2 juta metrik ton pada tahun 2011. Sampai saat ini Berau hanya melakukan eksplorasi atas 40 persen dari total wilayah konsesinya seluas 118.400 hektar. Berdasarkan rencana produksi yang dimilikinya saat ini, cadangan batubara (proven reserves dan probable reserves) yang dimiliki Berau dapat dimanfaatkan lebih dari 10 tahun lagi. Pada akhir Desember 2005, penjualan perusahaan mencapai US$ 249,6 juta dengan EBITDA sebesar US$ 51,6 juta dan laba bersih sebesar US$ 19,4 juta. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads