Produsen Lokal Makin Terdesak Kaca Cina
Sabtu, 25 Nov 2006 10:09 WIB
Jakarta - Produsen kaca domestik seperti PT Asahimas Flat Glass Tbk, mengaku semakin terdesak oleh masuknya produk kaca asal Cina yang dijual lebih murah. Kondisi tersebut mengakibatkan kinerja usaha perseroan kian terpuruk selain akibat terimbas dampak kenaikan bahan bakar minyak.Demikian disampaikan Direktur Asahimas Samuel Rumbajan dalam paparan publik di Bursa Efek Jakarta, Sabtu (25/11/2006).Samuel mengatakan, harga kaca buatan Negeri Tirai Bambu tersebut bisa lebih murah 20-25 persen dari harga kaca lokal. Sementara perseroan sulit menaikkan harga untuk menyesuaikan kenaikan beban bahan bakar minyak karena daya beli masyarakat juga menurun."Kita sudah mencoba menaikkan harga tetapi responsnya negatif," kata Samuel.Akibatnya, sampai September 2006, laba bersih perseroan turun drastis menjadi Rp 2 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 200 miliar.Sementara Corporate Control and Finance Manager Asahimas, Rusli Pranadi mengatakan, perseroan akan memperbaiki kinerja dengan melakukan efisiensi, konversi energi dari BBM ke gas. Serta menjajaki kemungkinan menaikkan harga di akhir tahun 2006 seiring pulihnya kondisi ekonomi."Kita akan mencoba menaikkan harga secara bertahap, mungkin sekitar 7-10 persen," ujarnya.Perseroan juga berharap pulihnya industri otomotif nasional tahun depan akan ikut mendongkrak penjualan kaca tahun depan.
(ard/ir)











































