Kudeta Profit Taking, IHSG Terguling
Selasa, 28 Nov 2006 16:49 WIB
Jakarta - Bagaikan terkena aksi kudeta indeks saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) terguling hingga 37,849 poin jatuh dari tahta tertingginya.Investor melakukan aksi profit taking besar-besaran yang membuat lantai bursa merah membara.Pada penutupan perdagangan Selasa (28/11/206), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 37,849 poin (2,19%) pada level 1.691,084.Nasib IHSG mengikuti pergerakan bursa global dan Asia yang ikut terjun, menyusul jatuhnya saham di wall street yang cemas karena harga minyak kembali naik ke level US$ 60 perb barel.Indeks LQ-45 turun 9,503 poin (2,5%) pada level 369,906 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,739 poin (1,6%) pada level 291,136.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 30.493 kali, dengan volume 2,229 miliar unit saham, senilai Rp 2,186 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan didominasi oleh aksi jual, yakni sebanyak 33 saham naik, 128 saham turun dan 48 saham stagnan.Saham-saham yang rontok harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 15.700, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 300 menjadi Rp 5.150, United Tractors (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 6.250, Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 9.750, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 5.300 dan Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.600.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, saham yang baru listing Central Proteinaprima (CPRO) naik Rp 75 menjadi Rp 185, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 10.700 dan Total Bangun Persada (TOTL) naik Rp 10 menjadi Rp 710.
(ir/ir)











































