Bakrie Sumatra Bangun 2 Pabrik CPO 2007
Selasa, 28 Nov 2006 17:52 WIB
Jakarta - Perusahaan perkebunan, PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (BSP) berencana membangun 2 pabrik pengolahan kelapa sawit (CPO mills) di Jambi dan Kalimantan pada triwulan IV-2007.Pabrik ini memiliki kapasitas 600 ton per hari dengan nilai investasi US$ 4,5 juta. Diperkirakan pabrik baru tersebut akan mulai beroperasi tahun 2008.Dana pembangunan pabrik akan masuk biaya capital expenditure (capex) tahun depan yang dianggarkan US$ 60 juta.Demikian diungkapkan oleh Ambono Janurianto, Presdir BSP dalam publik ekspose di Klub Rasuna, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/11/2006). Tahun depan, perseroan menganggarkan belanja modal US$ 60 juta. Perinciannya sebesar US$ 20 juta dianggarkan untuk penanaman baru, US$ 12 juta untuk maintenance dan replanting, sebesar US$ 21 juta untuk pembangunan pabrik biodiesel dan seed garden US$ 1,5 juta.Dana tersebut akan diperolah dari sisa senior security notes sebesar US$ 30 juta yang diterbitkan belum lama ini. Pinjaman baru untuk biodiesel sebesar US$ 15 juta dan sisanya dari internal.Perseroan tahun depan menargetkan total lahan penanaman baru seluas 17 ribu hektar yang 15 ribu hektar diantaranya tanaman sawit dan sisanya karet. Dari target tersebut seluas 5-10 ribu hektar akan didapat dari akuisisi lahan. Tahun ini perseroan menargetkan memiliki 55 ribu hektar tanaman kelapa sawit yang 51 ribu hektar diantaranya sudah produktif. Sedangkan untuk tanaman karet sebanyak 20.600 hektar dengan 20 ribu yang sudah produksi."Perseroan masih memfokuskan pada kelapa sawit untuk menjamin ketersediaan bahan baku untuk produksi biodiesel yang akan dioperasikan pada triwulan II-2008.Tahun 2007 perseroan menargetkan pendapatan naik 35 persen dan laba bersih naik 20 persen dibanding 2006.
(ir/ir)











































