Acuatico Tolak Pembatalan Transaksi Saham Thames

Acuatico Tolak Pembatalan Transaksi Saham Thames

- detikFinance
Rabu, 29 Nov 2006 17:36 WIB
Jakarta - Konsorsium Acuatico menolak pembatalan transaksi jual beli saham PT Thames PAM Jaya (TPJ). Acuatico juga akan meminta kejelasan mengenai rekomendasi pembatalan transaksi jual beli TPJ yang diusulkan tim uji tuntas kepada Pemda DKI.Konsorsium Acuatico yang terdiri dari Recapital Advisors dan Glendale Partner Indonesia sudah menjadi pembeli 95 persen saham TPJ. Konsorsium tersebut membeli saham milik RWE-Thames.Presiden Direktur Recapital, Rosan Roeslani mengatakan Acuatico telah memenuhi persyaratan dan memberikan pernyataan yang dibutuhkan dalam proses transaksi jual beli itu."Tentunya kami akan pertanyakan atas dasar apa pembatalan tersebut," kata Rosan dalam konferensi pers di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/11/2006).Penegasan Rosan ini terkait dengan rekomendasi dari pimpinan DPRD DKI Jakarta, agar Gubernur Sutiyoso menunda persetujuan atas rencana penjualan saham tersebut. Selain penundaan, juga direkomendasikan pembentukan panitia khusus DPRD untuk membahas persetujuan penjualan saham tersebut. Rosan menilai aneh, jika alasan rekomendasi pembatalan didasarkan pada legal opinion yang terlambat disampaikan, dan pembelian tersebut dilakukan melalui special purpose vehicle (SPV) asal British Virgin Island (BVI).Menurutnya, legal opinion baru diminta Jumat (24/11) malam sehingga tidak bisa disampaikan Senin (27/11/2006). Legal opinion itu sendiri sudah diserahkan hari ini.Sementara penggunaan SPV asal BVI yaitu Arrosez Ltd dan Praeo Ltd yang merupakan anak usaha Recapital dan Glendale Partners dianggap merupakan hal yang wajar dalam transaksi."Pembelian perusahaan seperti Indosat, BCA, Bank Lippo juga menggunakan SPV," ujarnya.Rosan mengatakan 1 Desember mendatang jika penjualan ini tidak bisa dituntaskan maka Macquire sebagai pemilik dari TPJ akan me-review kembali transaksi ini. Sampai saat ini pihak Acuatico belum membicarakan kembali mengenai kemungkinan transakasi tidak bisa dituntaskan 1 Desember mendatang dengan Macquire."Pembatalan atau penerusan kembali transaksi ini nanti ditentukan Macquire," kata Rosan.Ketika ditanya jaminan yang diberikan Acuatico untuk tidak menaikkan harga setelah menjadi pemilik TPJ, Rosan menjawab, pihaknya akan memberbaiki kebocoran distribusi air yang diakibatkan pemakaian ilegal."Selain itu banyak juga pemakai PAM yang tidak membayar, kita akan tagih supaya tidak membebani pemakai yang lain," ujarnya (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads