Saham PGN Bakal Jadi Penutup Divestasi 2006

Saham PGN Bakal Jadi Penutup Divestasi 2006

- detikFinance
Rabu, 06 Des 2006 15:53 WIB
Jakarta - Pemerintah memberikan sinyal divestasi saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan menjadi penutup pendapatan privatisasi tahun 2006."Insya Allah kan masih ada waktu tiga minggu lagi, sekarang sedang dalam proses. Untuk menjual kan gampang, ini kan listed company," kata Menneg BUMN Sugiharto di sela-sela acara seminar GCG di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (6/12/2006).Sugiharto mengakui, pemerintah mengutamakan hasil divestasi saham PGN untuk menutup defisit APBN 2006 dari sektor privatisasi sebesar Rp 1 triliun."Ada yang namanya privatisasi netto Rp 1 triliun untuk menutup defisit. Rp 1 triliun itu kan mudah," kata Sugiharto.Tahun ini pemerintah menargetkan pendapatan privatisasi sebesar Rp 3,1 triliun. Divestasi saham yang sudah dilakukan tahun ini antara lain BII dan Bank Lippo.Dana hasil privatisasi ini sebesar Rp 2,195 triliun digunakan untuk penyertaan modal negara (PMN), sementara sisanya untuk menutup defisit APBN."PMN juga kemungkinan belum tentu bisa menyerap dari yang ditargetkan," kata Sugiharto.Rencana divestasi saham PGN dalam waktu dekat ini telah bergema di lantai bursa. Saham PGN pun terus melejit yang pada perdagangan pukul 15.45 JATS hari ini naik Rp 550 menjadi Rp 11.350 per saham.Saham PGN yang akan dilepas pemerintah dan telah disetujui DPR jumlahnya sebesar 5,31 persen. Pemerintah dikabarkan telah menunjuk dua perusahaan sekuritas pelat merah yakni PT Bahana Securities dan PT Danareksa Sekuritas untuk menangani divestasi ini. (ir/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads