RUPSLB Setujui Merger BES-BEJ
Rabu, 06 Des 2006 18:01 WIB
Jakarta - Pemegang saham PT Bursa Efek Surabaya (BES) akhirnya menyetujui rencana penggabungan usaha dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ). Selanjutnya, BES akan membentuk tim merger yang akan mempersiapkan rancangan penggabungan usaha itu."RUPSLB memutuskan dengan bulat untuk penggabungan usaha dengan BEJ. Kemudian memberikan mandat kepada direksi untuk membuat tim khusus merger yang menyusun rancangan dengan koordinasi BEJ dan Bapepam," kata Direktur BES Guntur Pasaribu.Ia menyampaikan hal itu usai RUPSLB di Plasa Bapindo, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (6/12/2006).Guntur menambahkan, proses selanjutnya adalah pembuatan proposal kajian oleh masing-masing bursa, persetujuan komisaris, permintaan izin prinsip ke Bapepam, dan pelaksanaan RUPSLB merger kedua bursa. Merger akan efektif setelah RUPS itu disetujui."Kami perkirakan kalau semua lancar, untuk penyusunan rancangan akan memakan waktu selama 6 bulan," jelas Guntur.Sementara Dirut BES Bastian Purnama berharap proses merger bisa secepatnya dilangsungkan. Namun seberapa cepat akan tergantung pada Bapepam."Bapepam harus bisa membuat terobosan untuk mengatasi hal-hal yang mengganjal merger, seperti bentuk usaha, penanganan karyawan dan shareholder," ujar Bastian.Selama penyusunan rancangan merger, BES akan beroperasi seperti biasa. Dalam RUPSLB, pemegang saham juga memberi catatan agar produk BES yang sudah ada sekarang tetap dipertahankan dan dikembangkan di bursa yang baru.
(qom/sss)











































