Adira Dapat Utangan US$ 30 Juta dari DEG
Kamis, 07 Des 2006 17:10 WIB
Jakarta - Perusahaan pembiayaan otomotif, PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) mendapat pinjaman sekitar US$ 30 juta dari lembaga keuangan Jerman, DEG. Pinjaman tersebut merupakan salah satu sumber pendanaan pembiayaan Adira tahun depan. Pinjaman untuk Adira ini merupakan pinjaman terbesar yang diberikan DEG untuk perusahaan di Indonesia."Tahun ini kita menargetkan pembiayaan konsumen sebesar Rp 8,4 triliun dan akan tumbuh 15-20 persen untuk tahun 2007. Pinjaman ini akan digunakan untuk mencapai target 2007, " kata Direktur Keuangan Adira, Hafid Hadeli, di Gedung Adira, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (7/12/2006).Hafid mengatakan, pinjaman tersebut akan disalurkan awal tahun depan dalam mata uang rupiah. Pinjaman itu memiliki tenor 4 tahun dengan suku bunga Libor plus 2,4 persen per tahun."Kalau di-swap dalam rupiah kira-kira rate-nya 11,5 persen," kata Hafid.Untuk sumber pendanaan lainnya, Adira juga akan kembali menerbitkan obligasi senilai Rp 750 miliar sampai Rp 1 triliun pada triwulan II-2007. Sementara sisanya berasal dari channeling Bank Danamon.Tahun depan perseroan menargetkan komposisi penjualan motor 75 persen dan mobil 25 persen.Dari sisi kinerja dengan pembiayaan Rp 8,4 triliun tahun ini, Hafid memprediksi laba bersih 2006 akan sedikit turun dibanding akhir tahun 2005. Sementara untuk tahun depan laba bersih akan tumbuh 15-20 persen."Laba bersih akan turun karena bunga tinggi tahun ini, tapi tidak sampai 10 persen," ujarnya.
(ir/ir)










































