Indeks Saham Masih Terjebak Profit Taking

Indeks Saham Masih Terjebak Profit Taking

- detikFinance
Jumat, 08 Des 2006 16:23 WIB
Jakarta - Aksi jual saham unggulan mewarnai transaksi saham akhir pekan ini. Indeks saham pun tetap berada di jalur merah karena terjebak aksi ambil untung pelaku pasar.Pada penutupan perdagangan Jumat (8/12/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 6,831 poin (0,38%) pada level 1.775,285.Tingginya sejumlah saham unggulan membuat aksi profit taking terus berlanjut, namun penurunan ini dianggap sebagai koreksi yang sehat. Indeks LQ-45 turun 2,394 poin (0,61%) pada level 388,359 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,058 poin (0,34%) pada level 309,252.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 32.559 kali, dengan volume 3,253 miliar unit saham, senilai Rp 2,484 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 87 saham naik, 59 saham turun dan 63 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 10.300, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.200, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 11.350, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.150 dan Total Bangun Persada (TOTL) turun Rp 40 menjadi Rp 830. Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 300 menjadi Rp 5.750, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 16.450 dan Semen Cibinong (SMCB) naik Rp 80 menjadi Rp 660. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads