Darya Varia 'Kapok' Ajukan Go Private
Selasa, 12 Des 2006 14:44 WIB
Jakarta - Setelah terjegal oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ), perusahaan farmasi PT Darya Varia Laboratories Tbk (DVLA) menegaskan tidak akan mengajukan go private lagi dan tetap bertahan menjadi perusahaan terbuka. Menurut Direktur Utama Darya Varia, Manuel Engwa, pemegang saham mayoritas Blue Sphere Singapore Pte Ltd, tidak memiliki rencana melanjutkan go private di masa yang akan datang."Blue Sphere memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana ini, tidak sekarang atau pada masa yang akan datang. Karena ada perbedaan interpretasi dalam menghitung. Jadi Darya Varia akan tetap menjadi perusahaan publik," kata Manuel, dalam paparan publik di Hotel Grand Mahakam, Jakarta, Selasa (12/12/2006).Manuel mengatakan, sekarang fokus Darya Varia adalah menjadi lima besar di industri farmasi dalam 5 tahun mendatang. Saat ini menurutnya, posisi Darya Varia di industri farmasi berada di urutan 10 terbesar.Untuk itu perseroan akan terus memproduksi produk baru dan mengembangkan pasar. Sampai September tahun ini, pasar farmasi masih menunjukkan penurunan sebesar 1,3 persen akibat masih rendahnya daya beli masyarakat.Untuk tahun 2007 perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan lebih tinggi dari pertumbuhan pasar farmasi sebesar 5 persen.Manuel juga mengatakan, tahun depan Darya Varia mengganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 39 miliar, untuk belanja modal reguler dan pemenuhan standar CPOB ASEAN. Dana belanja modal tersebut seluruhnya dianggarkan dari kas internal.
(ard/ir)











































