Dolar Makin Lemah, Menkeu Minta Eksportir Rombak Rencana Bisnis

Dolar Makin Lemah, Menkeu Minta Eksportir Rombak Rencana Bisnis

- detikFinance
Rabu, 13 Des 2006 12:07 WIB
Jakarta - Para pelaku usaha khususnya para eksportir diminta untuk mulai menghitung kembali rencana bisnisnya menyusul pelemahan dolar AS yang terus terjadi.Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat pimpinan di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (13/12/2006)."Kalau tidak berdasarkan pada manipulasi policy, saya rasa eksportir kita juga bisa melakukan reformulasi dari costing-nya mereka, rencana penjualan dan lain-lain," ujarnya.Pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia, terjadi karena ada ketidakseimbangan dalam perekonomian dunia. Perekonomian AS mengalami defisit ganda dari neraca pembayaran dan APBN-nya."Ini karena ada koreksi tarif dari global imbalances untuk koreksi ketidakseimbangan. Semua orang melihat dari tren global bahwa untuk mengoreksi ketidakseimbangan ekonomi AS karena adanya defisit neraca pembayaran dan APBN mereka, maka mereka harus mengalami koreksi dolar," jelas Sri Mulyani."Jadi kita harus siap, dari sisi seluruh pelaku sektor riil, eksportir, importir, dan kita sendiri," tambahnya.Sri Mulyani yakin pelemahan dolar tidak akan mempengaruhi penerimaan dalam APBN Indonesia. "Selama ini pergerakan dolar relatif bisa kita manage dari sisi APBN," pungkasnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads