IHSG Masih 'Ngetem' di Jalur Merah

IHSG Masih 'Ngetem' di Jalur Merah

- detikFinance
Rabu, 13 Des 2006 16:20 WIB
Jakarta - Pasar saham masih belum beranjak dari teritori negatif, karena aksi jual saham unggulan yang dilakukan investor belum berhenti.Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (13/12/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,780 poin (0,04%) pada level 1.753,798.Pelaku pasar memilih melakukan konsolidasi dulu yang membuat indeks memerah dalam lima hari terakhir, karena sejumlah saham sudah jenuh beli.Indeks LQ-45 turun 0,819 poin (0,2%) pada level 382,580 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,600 poin (0,2%) pada level 302,578.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 28.115 kali, dengan volume 2,338 miliar unit saham, senilai Rp 2,468 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 71 saham naik, 69 saham turun dan 66 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 200 menjadi Rp 11.300, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 16.250, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 5.150, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.875 dan Total Bangun Persada (TOTL) turun Rp 10 menjadi Rp 720.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Timah (TINS) naik Rp 250 menjadi Rp 3.600, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 250 menjadi Rp 3.350 dan Ciputra Development (CTRA) naik Rp 10 menjadi Rp 780. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads