Indeks Saham Berbalik Arah, Naik 30 Poin
Rabu, 20 Des 2006 16:34 WIB
Jakarta - Pasar saham akhirnya berbalik arah mengalami rebound setelah menukik tajam 50 poin pada Selasa kemarin (19/12/2006).Pada penutupan perdagangan Rabu (20/12/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 30,129 poin (1,73%) pada level 1.766,799.Investor mulai kembali masuk pasar saham setelah Bank Sentral Thailand akhirnya merevisi aturan pembatasan transaksi valasnya setelah pada Selasa kemarin, menimbulkan kepanikan luar biasa di pasar finansial yang merembet ke ASEAN. Menteri Keuangan Thailand Pridiyathorn Devakula mengatakan, terhitung mulai Rabu (20/12/2006), investasi asing via pasar saham akan dikecualikan dari aturan pembatasan transaksi valas.Revisi kebijakan Bank Sentral Thailand tersebut memberikan sentimen positif ke bursa regional termasuk pasar saham Indonesia.Apalagi Bank Indonesia (BI) dan pemerintah meyakini situasi di Thailand tidak terlalu mempengaruhi ekonomi Indonesia. BI tetap konsisten menjalankan sistem devisa bebas dan kurs mengambang. Sementara pemerintah mulai mengantisipasi dengan rencana memperbanyak instrumen pasar, memperbaiki proses intermediasi agar investasi yang masuk tidak bertumpu pada satu sektor saja.Indeks LQ-45 naik 6,584 poin (1,74%) pada level 384,202 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,812 poin (1,6%) pada level 304,920.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 29.104 kali, dengan volume 3,355 miliar unit saham, senilai Rp 2,544 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 142 saham naik, 19 saham turun dan 67 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 300 menjadi Rp 11.650, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 300 menjadi Rp 6.550, Astra Internasional (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 15.700, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 9.950, dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 5.100.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser adalah, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 150 menjadi Rp 30.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 5.050, dan Total Bangun Persada (TOTL) turun Rp 30 menjadi Rp 810.
(ir/ir)











































