Bank DBS Indonesia Suntik Modal US$ 14 Juta ke Prasidha
Kamis, 21 Des 2006 13:53 WIB
Jakarta - Perusahaan makanan dan minuman, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) memperoleh pinjaman sebesar US$ 14 juta dari Bank DBS Indonesia untuk refinancing utang dan modal kerja. Penandatanganan perjanjian kredit telah dilakukan 18 Desember 2006 lalu."Atas perjanjian kredit ini, kami memberikan jaminan tanah dan bangunan, mesin-mesin, persediaan barang dagangan, piutang dagang, dan 65 persen saham PT Aneka Coffee Industry yang dimiliki perseroan," kata Presiden Direktur Prasidha Aneka Niaga, Jeffry Sanusi Soedargo, dalam pengumumannya ke BEJ, Kamis (21/12/2006).Mesin-mesin yang dijaminkan adalah milik anak perusahaan Prasidha, yakni PT Aneka Sumber Kencana dan PT Lampung Sumber Kencana Pelleting Factory.Menurut Jeffry, fasilitas kredit Bank DBS terbagi atas dua bagian. Pertama, fasilitas A berbentuk fasilitas kredit berjangka (term loan facility) sebesar US$ 9 juta berjangka waktu lima tahun. Fasilitas ini digunakan untuk melunasi sebagian besar utang perseroan kepada ADM Maculus dan Innovent Offshore Ventures Ltd. Kedua, fasilitas B berbentuk fasilitas kredit modal kerja senilai US$ 5 juta berjangka waktu satu tahun.Untuk tahun pertama fasilitas kredit berjangka untuk refinancing ini memiliki tingkat suku bunga cost of fund + 3 persen per tahun dan meningkat 0,25 persen setiap tahunnya sampai tahun kelima. Indikasi cost of fund (tiga bulan periode pendanaan) per November 2006 mencapai 5,99 persen per tahun.Sedangkan tingkat suku bunga untuk fasilitas kredit modal kerja adalah cost of fund + 2,75 persen per tahun.Angsuran atas fasilitas kredit berjangka lima tahun dibayarkan setiap akhir kuartal sebesar US$ 400 ribu per kuartal dan angsuran terakhir pada akhir tahun ke-5 sebesar US$ 1,4 juta.
(ard/ir)











































