Pasar Saham RI Tak Terganggu Macetnya Koneksi Internet Asia
Rabu, 27 Des 2006 16:56 WIB
Jakarta - Perdagangan saham di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) berlangsung normal dan tidak terganggu oleh macetnya koneksi internet hampir di seluruh negara Asia akibat gempa Taiwan.Akibat gempa di Taiwan, koneksi internet Indonesia yang disediakan oleh operator seperti Telkom, Indosat mengalami gangguan. Untuk mengakalinya, kini sejumlah operator mengalihkannya ke jalur satelit. "Sampai saat ini perdagangan di BEJ normal belum ada keluhan dari investor," kata Direktur Perdagangan BEJ, MS Sembiring ketika dihubungi detikcom, Rabu (27/12/2006).Investor asing yang kebanyakan sudah libur juga tidak mengajukan keluhan ke BEJ. Sementara untuk perdagangan lokal berjalan sangat normal karena BEJ memakai sistem internal untuk fiber optiknya."Kalau perdagangan lokal memakai sistem internal, fiber optiknya langsung dari BEJ ke Anggota Bursa (AB)," jelas Sembiring.Transaksi saham di perusahaan sekuritas juga berjalan lancar seperti yang terjadi di PT Sinarmas Sekuritas."Sampai saat ini tidak ada gangguan," kata Alfiansyah, analis dari Sinarmas Sekuritas.Namun Alfiansyah menilai, jika gangguannya relatif besar maka akan ada pengaruhnya ke transaksi saham."Seharusnya ada pengaruhnya tapi hari ini belum terlihat, indeks saham justru naik karena didorong faktor internal," imbuh Alfiansyah.Gempa Taiwan yang berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) menyebabkan putusnya kabel fiber optik di bawah laut. Akibatnya koneksi internet berjalan lambat dan menganggu transaksi keuangan online seperti yang terjadi di Korea Selatan, Hongkong dan Jepang.
(ir/qom)











































