SBY Buka Perdagangan Saham 2007
Selasa, 02 Jan 2007 09:40 WIB
Jakarta - Perdagangan saham awal tahun 2007 dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun langsung menguat 4,910 poin (0,27%) pada level 1.810,433.SBY membuka perdagangan saham hari pertama tahun ini, Selasa (2/1/2007), setelah pada akhir tahun 2006 IHSG mencatatkan prestasi yang luar biasa.Namun masih banyaknya investor yang libur, transaksi saham diprediksi masih sepi. Meski demikian investor optimistis terhadap perekonomian 2007 yang akan terus membaik. Pelaku pasar hari ini fokus terhadap keluarnya data inflasi Desember 2006 dan tahun 2006. Pada penutupan perdagangan akhir tahun Kamis (28/12/2006), IHSG ada di posisi tertingginya 1.805,523 dibanding penutupan tahun 2005 yang ada di level 1.162,635.Sepanjang tahun 2006, IHSG mengalami kenaikan 642,888 poin atau 55,29 persen. Pencapaian di penghujung 2006 ini menempatkan IHSG sebagai indeks saham tertinggi ketiga di dunia setelah Rusia dan Cina.Sejumlah pejabat pemerintah ikut berpartisipasi dalam pembukaan perdagangan saham 2007 seperti Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Ketua Bapepam, petinggi otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ), Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan dirut perusahaan yang tercatat di bursa.Dalam sambutannya Menkeu Sri Mulyani mengatakan, kehadiran Presiden dan beberapa pejabat menunjukkan betapa tingginya komitmen pemerintah atas industri sekuritas Indonesia.Menkeu kemudian mempersilahkan Presiden memberikan sambutannya kepada pialang di lantai bursa.Dalam pidato singkatnya SBY berharap semoga pelaku pasar bekerja lebih baik agar ekonomi tumbuh berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat."Selamat atas prestasi dan kinerja industri pasar modal 2006 yang sangat baik. Ini tak lepas dari komitmen dan dedikasi saudara-saudara dalam mengelola industri pasar modal. Industri pasar modal juga salah satu sektor pembangunan ekonomi kita. Mari kita tingkatkan lagi di tahun 2007," kata SBY.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPerdagangan awal tahun kami perkirakan masih relatif sepi, walaupun secara teknikal indeks akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.790-1.820 dengan momentum pergerakan didorong oleh sentimen Januari Efek.
(ir/ir)











































