Transaksi Perdana 2007, IHSG Kian Menawan
Selasa, 02 Jan 2007 16:37 WIB
Jakarta - Transaksi saham perdana di awal 2007 makin menawan. Perdagangan saham yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali membukukan pencapaian terbaiknya.Pada penutupan perdagangan saham Selasa (2/1/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit 30,997 (1,72%) poin pada rekor baru 1.836,520. Investor antusias memburu saham tambang karena tingginya harga komoditas seperti emas dan timah dunia. Investor asing juga ditengarai mulai kembali masuk pada Januari ini setelah libur panjang.Optimisme pelaku pasar muncul karena melihat kondisi makro ekonomi Indonesia yang terus membaik. Seperti diungkapkan Presiden SBY pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa diatas 6 persen.Keluarnya data inflasi 2006 yang sebesar 6,6 persen yang masih bisa ditoleransi membuat pelaku pasar yakin akan diikuti oleh kebijakan BI menurunkan BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pekan ini. Indeks LQ-45 naik 7,636 poin (1,94%) pada level 400,748 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,307 poin (2,03%) pada level 317,588.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 31.104 kali, dengan volume 3,997 miliar unit saham, senilai Rp 1,791 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 112 saham naik, 58 saham turun dan 45 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Timah (TINS) naik Rp 1.200 menjadi Rp 5.625, Astra Internasional (ASII) naik Rp 650 menjadi Rp 16.350, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 10.350, Antam (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.100, dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 11.700. Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Total Bangun Persada (TOTL) turun Rp 30 menjadi Rp 620, Mobile-8 Telecom (FREN) turun Rp 5 menjadi Rp 315 dan Bank Saudara (SDRA) turun Rp 3 menjadi Rp 177.
(ir/ir)











































