Dolar Terbantu Data Ekonomi AS

Dolar Terbantu Data Ekonomi AS

- detikFinance
Selasa, 09 Jan 2007 08:54 WIB
Jakarta - Mata uang dolar AS hanya melemah tipis terhadap pesaing beratnya euro. Di Asia, greenback juga menekan mata uang regional. Relatif stabilnya dolar AS setelah keluarnya pernyataan Federal Reserve bahwa ekonomi AS terus berlanjut terlihat dari data tenaga kerja AS yang keluar minggu lalu.Pada penutupan Senin malam di New York, mata uang euro hanya bergerak tipis terhadap dolar AS dari posisi 1.3003/US$ menjadi 1.3023/US$."Kondisi pasar properti yang turun hanya akan berdampak terbatas, sejauh ini tingkat inflasi menjadi lebih mudah dikendalikan dengan turunnya harga minyak dunia yang akan membuat pasar tenaga kerja lebih kompetitif," kata Federal Reserve Vice Chairman, Donald Kohn seperti dilansir AFP, Selasa (9/1/2007).Pada bulan Desember 2006, data ekonomi AS menujukkan adanya pertumbuhan tenaga kerja baru sebanyak 167.000 orang. Tumbuhnya pasar tenaga kerja dilihat pelaku pasar sebagai sinyal masih terus berlanjutnya ekonomi AS meskipun berjalan pelan.Sementara mata uang rupiah diprediksi masih akan berada di level 9.000-an per dolar AS, karena masih tingginya permintaan dolar AS dari korporasi.Rupiah tetap akan mengekor mata uang regional seperti yen, dolar Singapura, dolar Hongkong karena minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Pada penutupan Senin kemarin (8/1/2007), rupiah ada di posisi 9.033/US$ atau terkoreksi 23 poin. Rupiah masih kesulitan menembus level 8.900-an/US$. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads