Harga Minyak Turun, Dolar AS Tersenyum

Harga Minyak Turun, Dolar AS Tersenyum

- detikFinance
Rabu, 10 Jan 2007 08:50 WIB
Jakarta - Mata uang dolar AS menikmati turunnya harga minyak dunia yang kini di level US$ 54 per barel. Sementara posisi rupiah belum banyak berubah karena minimnya insentif segar.Rupiah pada perdagangan valas Rabu (10/1/2007), diprediksi masih bertahan di kisaran 9.000-an per dolar As. Keluarnya investor asing dari pasar saham BEJ terimbas buruknya kondisi di Thailand, membuat rupiah tidak banyak bergerak.Pada penutupan perdagangan Selasa (9/1/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah stabil di level 9.033 per dolar AS, atau menyamai penutupan perdagangan sehari sebelumnya.Sementara greenback alias dolar AS, terlihat menguat tipis terhadap mata uang Eropa seperti euro dan poundsterling."Turunnya harga minyak akan membantu penguatan dolar karena memotong dana impor minyak secara signifikan," kata Jamie Coleman dari Thomson IFR Markets seperti dilansir AFP, Rabu (10/1/2007).Pelaku pasar di AS bisa tersenyum dengan penurunan harga minyak ini, karena the Fed juga memastikan belum akan memotong tingkat suku bunga dalam waktu dekat. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads