Terseret Bursa Thailand, IHSG Terkapar 68 Poin

Terseret Bursa Thailand, IHSG Terkapar 68 Poin

- detikFinance
Rabu, 10 Jan 2007 12:26 WIB
Jakarta - Kejatuhan pasar saham Thailand menular ke Bursa Efek Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ikut terkapar hingga 68 poin.Pada penutupan sesi I Rabu (10/1/2007), IHSG roboh 68,387 poin (3,84%) ke level 1.712,494. Terpuruknya indeks saham ini tercatat sebagai salah satu penurunan terbesar dalam transaksi di BEJ. Penurunan terbesar tahun 2006 yang mencapai 83,945 poin (6,03%) terjadi pada 22 Mei. Sedangkan tahun 2005 penurunan terbesar mencapai 54,104 poin yang terjadi pada transaksi 29 Agustus.Keputusan Thailand yang membatasi kepemilikan asing hingga 50 persen membuat bursa di kawasan regional hancur. Sebelumnya pada tahun lalu pemerintah junta militer Thailand juga membuat keputusan kontroversial yang membatasi transaksi valas meski kemudian direvisi."Kebijakan pemerintah Thailand menimbulkan ketidakpastian berinvestasi. Inilah yang membuat investor asing keluar dari pasar Thailand dan akibatnya merembet ke bursa kawasan," kata Alfiansyah, analis dari Sinarmas Securities ketika dihubungi detikcom, Rabu (10/1/2007).Kondisi di pasar finansial Thailand, lanjut Alfian, memberikan efek kejut ke pasar regional termasuk di BEJ yang diwarnai panic selling oleh pelaku pasar.Namun dia melihat, 'kerusuhan' di pasar finansial hanya bersifat temporer, karena dalam jangka panjang justru negara kawasan termasuk Indonesia bisa menarik investor yang keluar dari Thailand. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads