BEJ: Indeks Anjlok Karena Profit Taking Lokal

BEJ: Indeks Anjlok Karena Profit Taking Lokal

- detikFinance
Rabu, 10 Jan 2007 23:13 WIB
Jakarta - Anjloknya Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebesar 70 poin pada level 1.710 pada penutupan perdagangan hari ini dikarenakan faktor profit taking atau ambil untung dari investor lokal, bukan karena faktor capital outflow investor asing."Memang lokal pemicunya karena ada mulai sebagian yang profit taking mulai dari kemarin karena mereka sudah mengumpulkan dari tahun lalu dan sudah ambil posisi untuk jual," kata Dirut BEJ Erry Firmansyah, dalam jumpa pers menanggapi merosotnya pasar finansial Indonesia, di Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu(10/1/2007).Dijelaskan Erry, meski ada profit taking dari investor lokal namun untuk investor asing justru tidak terjadi, karena asing melihat untuk kondisi pasar keuangan Indonesia masih dirasa kondusif untuk tetap menanamkan modalnya disini."Dan ternyata rekasi asingnya tidak ada. Asing tidak punya rasa untuk khawatir dengan pasar, karena mereka masih yakin pasar kita masih cukup prospektif kedepannya," papar Erry.Dia menyampaikan secara fundamental kondisi ekonomi Indonesia masih bagus, dan itu terlihat dari angka Price Earning atau laba per saham (PE) Indonesia yang masih cukup tinggi yakni sebesar 13 atau sama dengan PE Filipina, Malaysia dengan PE 15, Singapura PE 16 dan Thailand yang lebih rendah yakni dengan PE 9.Dalam jumpa pers tersebut hadir pula oleh Menkeu Srimulyani, Ketua Bappepam-LK Fuad Rahmany, Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, Sekjen Depkeu Mulia Nasution. (hdi/ken)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads