Pasar Saham Belum Bebas dari Tekanan

Pasar Saham Belum Bebas dari Tekanan

- detikFinance
Kamis, 11 Jan 2007 08:27 WIB
Jakarta - Bursa regional masih akan didera aksi profit taking lanjutan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun terancam koreksi lagi.Pada perdagangan saham Kamis (11/1/2007), IHSG diprediksi sulit keluar dari jalur merah karena pola investor asing yang memilih keluar dulu dari bursa Asia.Perdagangan saham terimbas oleh kejatuhan pasar finansial Thailand, karena pemerintah junta militer membatasi kepemilikan asing.Keluarnya investor asing juga terjadi karena adanya penyelidikan dua regulator pasar di AS dan Eropa atas aliran dana yang dimiliki hedge funds.Investor lokal juga diperkirakan masih akan melihat waktu yang tepat untuk masuk ke bursa. Meski demikian penurunan yang tajam pada Rabu kemarin membuka peluang indeks rebound tipis. Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (10/1/2007), IHSG anjlok 70,514 poin (3,96%) pada level 1.710,367 menyusul rontoknya bursa Asia karena terimbas pasar Thailand. Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas. BNI SecuritiesJatuhnya bursa kawasan regional terpengaruh oleh regulasi seperti capital control di Thailand berpengaruh terhadap bursa Jakarta yang juga turun sebesar 3,96%. Secara teknis indeks ditutup berada tepat di support level 1.710 yang juga merupakan level krusial bagi indeks. Kecenderungannya indeks akan mengalami technical rebound apabila indeks tetap bertahan diatas level support tersebut. Rentang indeks ada di kisaran 1.682 - 1.744.Bhakti Securities Walaupun indeks telah terkoreksi lebih dari 100 poin dalam dua hari terakhir akibat krisis di Thailand, namun reversal pattern belum terlihat. Sehingga indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan masih akan melemah dengan support pertama di 1.705 dan upport kedua di 1,670. Indeks akan bergerak pada kisaran antara 1.780-1.740. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads