Efek Domino, Rupiah Ikut Melorot
Kamis, 11 Jan 2007 18:19 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali melorot hingga menembus level 9.100 per dolar AS. Pelemahan itu dipicu efek domino setelah mayoritas bursa regional anjlok.Nilai tukar rupiah pada hari Kamis (11/1/2007) ditutup melemah pada level 9.115 per dolar, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.077 per dolar AS . Pada perdagangan hari ini, rupiah dibuka pada level 9.060/9.065 per dolar AS.Menurut analis valas Farial Anwar, anjloknya bursa saham setelah adanya penarikan dana-dana asing memberi efek domino bagi pelemahan rupiah. Dalam beberapa hari terakhir, pasar saham sedang dihujani oleh aksi jual."Pemodal yang di Hongkong, Taiwan, Indonesia itu-itu saja, kalau terjadi profit taking di satu bursa akan diikuti dengan aksi profit taking di bursa lainnya," ujarnya ketika dihubungi detikcom.Namun Farial yakin pelemahan rupiah hanya akan berlangsung sementara. "Karena fundamental ekonomi Indonesia kuat, kecuali kalau panic selling melanda," ujarnya.Dalam jangka pendek, tidak ada faktor istimewa yang bisa menekan rupiah. Untuk jangka panjang, dengan cadangan devisa yang kuat,Farial menilai Indonesia bisa tahan terhadap goncangan eksternal. "BI akan menahan rupiah dalam level maksimum 9.200 per dolar AS," ujarnya.
(ddn/qom)











































