BES Belum Khawatirkan Kemungkinan Gagal Bayar Obligasi 2007
Selasa, 23 Jan 2007 11:07 WIB
Jakarta - Bursa Efek Surabaya (BES) belum mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya gagal bayar terhadap obligasi korporasi yang jatuh tempo tahun 2007. "Sampai saat ini dari pemantauan kita semua masih normal, masih on the track," kata Direktur BES, Guntur Pasaribu saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (23/1/2007).Guntur mengatakan BES memiliki sistem peringatan (alert system) yang terus-menerus memantau tindak-tanduk emiten. BES akan memberikan teguran bila ada indikasi tidak beres dari segi finansial atau kinerja emiten yang memungkinkan terjadinya gagal bayar.Tahun ini ada 62 seri obligasi korporasi dari 34 emiten yang akan jatuh tempo. Total nilai obligasi korporasi yang jatuh tempo tahun ini sebesar Rp 10,4 triliun.Guntur juga mengatakan tahun ini BES menargetkan pencatatan obligasi baru sebesar Rp 15 triliun. Jumlah ini juga meningkat dibanding obligasi baru yang dicatatkan tahun 2006 sebesar Rp 11,5 triliun.Dikatakan Guntur untuk bulan ini saja sudah tercatat Rp 2 triliun obligasi baru. Penerbitan obligasi diperkirakan akan marak di bulan Mei dan Oktober tahun ini dengan menggunakan laporan keuangan triwulan I dan II tahun 2007."Kami optimistis bulan Juni setengah dari target sudah akan tercapai," ujar Guntur.Guntur juga menegaskan proses merger dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ) tidak akan mengganggu kinerja BES. Pencatatan obligasi baru maupun pembayaran obligasi yang jatuh tempo serta layanan BES lainnya dipastikan tetap akan berjalan seperti biasa.
(ard/ir)











































