IHSG Masih Sulit Berbalik Arah

IHSG Masih Sulit Berbalik Arah

- detikFinance
Jumat, 26 Jan 2007 08:32 WIB
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan dipengaruhi bursa regional. Masih mahalnya harga saham di Indonesia membuat IHSG sulit berbalik arah.Harga saham di pasar modal Indonesia dinilai sudah tinggi dengan tingkat price earning to ratio (PER) mencapai 13,6 kali sehingga investor perlu melakukan konsolidasi dulu.Pada perdagangan akhir pekan Jumat (26/1/2007), IHSG diprediksi masih akan mengalami koreksi karena secara teknikal berpotensi turun.Perhatian pasar akan tertuju pada rapat The Fed 31 Januari 2007 yang akan memutuskan penurunan atau mempertahankan suku bunga yang ada."Investor juga mulai mengantisipasi inflasi Januari dan RDG BI bulan depan," kata Alfiansyah dari Sinarmas Securities.Pada penutupan perdagangan, Kamis kemarin (25/1/2007), IHSG anjlok 31,736 poin (1,76%) pada level 1.773,956, dipicu oleh merosotnya bursa regional yakni bursa Hong Kong dan Shanghai.BNI SecuritiesIndeks diperkirakan bergerak melemah untuk menguji titik support baru di 1.758 dengan resistance 1.780. Aksi profit taking terhadap saham-saham unggulan terlihat masih akan mewarnai perdagangan saham hari ini.Bhakti SecuritiesKoreksi tajam indeks sebesar 1,76% pada perdagangan kemarin belum menunjukkan adanya pola pembalikan arah sehingga indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan masih akan melemah mencoba support di 1.,753. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.750-1.790. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads