Klaim Kebakaran Kikis Laba Sinarmas Multiartha
Jumat, 26 Jan 2007 17:07 WIB
Jakarta - Banyaknya musibah terutama kebakaran yang terjadi tahun 2006 mengikis laba bersih PT Sinarmas Multiartha Tbk. Pasalnya, perseroan melalui anak-anak usahanya yang bergerak dibidang asuransi harus membayar klaim-klaim yang diajukan kliennya."Klaim terbanyak merupakan klaim akibat kebakaran," Direktur Utama Sinarmas Multiartha Edward Hadidjaja dalam paparan publik di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (26/1/2007).Hingga September 2006, perseroan mencatat penurunan laba bersih sebesar 3,8 persen menjadi Rp 116,48 miliar dibanding laba periode yang sama tahun sebelumnya Rp 121,15 miliar.PT Sinarmas Multiartha memiliki lima anak usaha yang bergerak di sektor asuransi yaitu PT Asuransi Sinarmas, PT Asuransi Jiwa Mega Life, PT Artha Mas Konsulindo, PT Sinar Artha Konsolindo dan PT Asuransi Jiwa Eka Life.Sektor asuransi tersebut menyumbang pendapatan terbesar perseroan sebanyak Rp 1,23 triliun dari total pendapatan per September Rp 1,61 triliun.Selain itu, laba perseroan juga dikikis anak usahanya yang bergerak dibidang air minum PT Super Wahana Tehno dengan kerugian sebesar Rp 1,27 miliar.Untuk tahun 2007, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 15-20 persen dibanding perolehan 2006. Edward optimistis target tersebut dapat tercapai asalkan kondisi ekonomi mendukung dan tidak banyak musibah.
(ard/ir)











































